Tentang ISEED Community

SEJARAH
ISEED-Community didirikan pada tanggal 19 Januari 2004, dihadapan notaris Muhammad Syafei, SH, dengan Akta Notaris No. 6, berkantor pusat di Medan.

VISI
Membangun Tatanan Kehidupan Masyarakat Indonesia Yang Sejahtera Melalui Pengembangan Sosial & Ekonomi rakyat yang mandiri, serta terciptanya demokrasi ekonomi

MISI
  • Memberdayakan dan mengembangkan sumberdaya masyarakat, terutama sumberdaya sosial masyarakat.
  • Mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan memiliki kualitas iman dan takwa yang tinggi.
  • Menguasai, mengembangkan dan mengendalikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara mandiri.
  • Mensejahterakan kehidupan sosial & ekonomi masyarakat
  • Mendorong terciptanya kesadaran kritis urgensi multi stake holder tentang substansi pembangunan sosial & ekonomi berkelanjutan sebagai warisan generasi mendatang.
  • Mendorong terciptanya Regulasi Pemerintah yang memihak kepada rakyat, melalui Penelitian yang berkelanjutan
TUJUAN
Melakukan kegiatan fasilitasi, mediasi, konsultasi serta advokasi dalam rangka peningkatan kualitas kehidupan rakyat dan ekonomi rakyat yang mandiri, serta menciptakan tatanan perekonomian rakyat yang berkeadilan.

PROGRAM
Program-program yang dikembangkan meliputi penelitian, pendampingan masyarakat, pendidikan dan pelatihan, konsultasi manajemen, advokasi kebijakan, pengelolaan dan manajemen data, diskusi, workshop, semiloka, serta menerbitkan bulletin triwulan.

STRATEGI
Untuk pencapaian tujuan lembaga, strategi yang dilakukan adalah melalui penelitian, pendampingan masyarakat, membangun/ menguatkan organisasi dan wadah ekonomi rakyat, memfasilitasi kegiatan income generating, membangun akses pasar, publik hearing, membangun jaringan, riset, dan kampanye.

Pelatihan SPSS Paket Lanjutan

Overview :
Analisis jalur (path analysis) merupakan suatu teknik analisis statistika yang dikembangkan dari analisis regresi berganda. Teknik ini dikenal juga sebagai analisis lintas atau analisis lintasan. Teknik ini pertama kali diperkenalkan oleh Sewall Wright pada tahun 1934 sebagai alat untuk mengkaji hubungan antarvariabel dalam produksi ternak, namun penerapannya sekarang meluas ke bidang-bidang lain, seperti bidang sosial dan ekonomi.
Secara matematis, analisis ini tidak lain adalah analisis regresi berganda terhadap data yang dibakukan. Dengan demikian, perangkat lunak statistika yang mampu melakukan analisis regresi berganda dapat pula dipakai untuk analisis jalur seperti SPSS. Subjek utama analisis ini adalah variabel-variabel yang saling berkorelasi. Analisis ini mendasarkan diri pada model hubungan antarvariabel yang ditentukan sebelumnya oleh peneliti. Penentuan model didasarkan pada hipotesis mengenai berbagai variabel yang diamati.

Biaya Pelatihan : IDR 600,000.-/orang

Durasi Pelatihan : 1 hari (8 JPE)

Jadwal Pelatihan :
a. 28 Mei 2011
b. 2 Juli 2011
c. 30 Juli 2011
d. 20 Agustus 2011
e. 1 Oktober 2011
f. 29 Oktober 2011
g. 26 November 2011
h. 17 Desember 2011

Contact Person :
Sdri. Lely (Hp : 085275660797, 06176247247, email : lely@iseed-community.com)

Download : Formulir Pendaftaran, Jadwal Pelatihan 2011

Pelatihan SPSS Paket Dasar II

Overview : Uji Kualitas data yang dimaksud dalam pelatihan ini adalah terdiri dari Uji validitas, Uji reliabilitas, Uji normalitas, Uji linearitas dan uji homogenitas)Sumber data sebuah penelitian ada kalanya menggunakan data dari hasil kuesioner. Tentunya dalam penyusunan sebuah kuesioner harus benar-benar bisa menggambarkan tujuan dari penelitian tersebut (valid) dan juga dapat konsisten bila pertanyaan tersebut dijawab dalam waktu yang berbeda (reliabel), untuk itu perlu dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas
Secara mudah kuesioner diuji cobakan dulu kepada responden sample (misal 30 responden).
Dalam SPSS langkah menentukan butir pertanyaan yang valid dapat dilakukan dengan mudah. Ketika butir pertanyaan tidak valid dan tidak reliable maka ada konsekuensi yang harus diterima dan apa yang harus dilakukan setelahnya.
Sebelum data diolah, selain uji validitas dan uji reliabilitas, ada beberapa uji lagi yang harus dilakukan yaitu uji normalitas, Uji linearitas dan uji homogenitas. Ketika distribusi data tidak normal maka statistic parametric tidak dapat digunakan untuk analisis data, begitu pula Uji linearitas dan uji homogenitas, memiliki konsekuensi masing-masing jika asumsi linear dan homogen tidak dipenuhi. SPSS juga dapat digunakan untuk melakukan ketiga uji kualitas data ini dengan mudah.

Materi:
1. Teori Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Normalitas, Uji Linearitas dan Uji Homogenitas
2. Penggunaan SPSS untuk Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Normalitas, Uji Linearitas dan Uji Homogenitas
3. Simulasi dan penugasan

Biaya Pelatihan : IDR 400,000.- / person

Durasi Pelatihan : 1 hari (8 JPE)

Jadwal Pelatihan :
a. 21 Mei 2011
b. 18 Juni 2011
c. 16 Juli 2011
d. 3 Agustus 2011
e. 17 September 2011
f. 15 Oktober 2011
g. 12 November 2011
h. 10 Desember 2011

Contact Person :Sdri. Lely (Hp : 085275660797, 06176247247, email : lely@iseed-community.com)

Download : Formulir Pendaftaran, Jadwal Pelatihan 2011

Pelatihan SPSS Paket Dasar I

Overview :
Permasalahan penelitian terutama pada penelitian sosial menyangkut eksistensi dari hubungan dan pengaruh antara berbagai faktor hal (variabel) yang hendak diteliti. Hubungan dan pengaruh tersebut dapat dihitung keberadaan maupun besarannya dengan menggunakan kaidah-kaidah statistik. Penggunaan kaidah-kaidah statistik tersebut harus dilakukan melalui berbagai tahapan dari mulai tabulasi data, pengujian data, pemodelan permasalahan, menentukan spesifikasi model terbaik lengkap dengan parameternya, uji asumsi klasik yang dibutuhkan serta intepretasi dari hasil yang diperoleh, dimana semua tahapan tersebut harus dilakukan secara benar.
Semua perhitungan menyangkut hal diatas dapat dilakukan secara manual namun tentunya akan snagat kecil atau mungkin dapat dikatakan mustahil dilakukan jika data yang dipakai dalam jumlah yang sangat besar. Berbagai program komputer sudah banyak dirancang untuk mempermudah proses perhitungan tersebut, salah satu yang paling umum digunakan adalah SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). Penggunaan metode ini dapat membuat perhitungan yang sedemikian rumit dan lama dapat dilakukan dalam waktu yang sangat singkat. Namun hal terpeting yang harus disadari, SPSS hanya alat yang hanya menghasilkan sesuatu yang bermakna jika melalui proses yang benar.

Materi:
1. Konsep dasar teori Korelasi dan Regresi
2. Penggunaan SPSS untuk perhitungan Korelasi dan Regresi
3. Interpretasi Hasil
4. Studi Kasus

Biaya Pelatihan : IDR 400,000.-/orang

Durasi Pelatihan : 1 hari (8 JPE)

Jadwal Pelatihan :
a. 21 Mei 2011
b. 18 Juni 2011
c. 16 Juli 2011
d. 3 Agustus 2011
e. 17 September 2011
f. 15 Oktober 2011
g. 12 November 2011
h. 10 Desember 2011

Contact Person :Sdri. Lely (Hp : 085275660797, 06176247247, email : lely@iseed-community.com)

Download : Formulir Pendaftaran, Jadwal Pelatihan 2011

SPSS Training - PROMO KHUSUS MAHASISWA S1

Paket ini adalah PROMO KHUSUS yang ditawarkan oleh ISEED Community dan ditujukan khusus untuk mahasiswa S1 semester akhir.

SPSS Training Paket Dasar I
A. Materi
    - Teori Korelasi, Regresi, Asumsi Klasik
    -  Penggunaan SPSS untuk Korelasi, Regresi, Asumsi Klasik
    -  Studi Kasus

KONSULTAN

Overview :
KONSULTAN merupakan salah satu produk ISEED Community yang bertujuan memberikan pendampingan dan jasa konsultasi bagi Perguruan Tinggi dan Perusahaan.

PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Overview :
Pendidikan & Pelatihan adalah salah satu produk layanan lembaga ISEED Community yang bertujuan menyelenggarakan berbagai jenis pelatihan dan kegiatan pendidikan.

Pendidikan :
Kegiatan ISEED Community di bidang Pendidikan adalah pendirian Bimbingan Belajar Online AYOSEKOLAH.

Pelatihan :
ISEED Community menyelenggarakan 11 jenis pelatihan yang terbagi atas 3 kategori utama sebagai berikut :

Penelitian ISEED Community

Overview :
PENELITIAN adalah salah satu produk ISEED Community yang bertujuan untuk melakukan kegiatan riset dan penelitian serta survey.

Jenis Penelitian yang kami kerjakan :

Pengalaman dan Hasil Kinerja ISEED Community

ISEED Community baik secara kelembagaan maupun personal  berpengalaman bekerjasama dengan lembaga-lembaga internasional maupun nasional diantaranya :
 1. Survey Respons Time Didukung oleh Palang Merah Jerman dan Palang Merah Hongkong
    Overview :
    Merupakan survey penentuan area kerja yang mampu dicover oleh ambulans 118.
    Waktu & Lokasi Survey :
    Juli 2007 di Medan.
    Hasil Survey :
    Silahkan download disini untuk melihat hasil kinerja tim ISEED Community.

KLIEN DAN REKAN ISEED COMMUNITY

Berikut adalah list of client dari ISEED Community :

TIM ISEED COMMUNITY

ISEED Community terdiri dari orang-orang yang berkompeten pada bidangnya dan memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan sosial ekonomi dan pendidikan di Indonesia.
Berikut adalah tim yang tergabung dalam ISEED Community :

PPP TRAINING (PLANNING PROJECT PROCESS TRAINING)

Overview :

Para aktivis NGO pada umumnya memiliki berbagai ide yang menarik dan penting untuk mengatasi berbagai persoalan yang terjadi. Namun realisasi ide tersebut tentu saja membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Dukungan bisa didapatkan antara lain melalui proposal kegiatan.

MONITORING AND EVALUATION TRAINING

Overview :
Bagi program yang telah berakhir, pertanyaan mendasar perlu diajukan misalnya akankah pelaksanaan program telah mencapai hasil-hasil sesuai dengan apa yang direncanakan? Kalau ya, bagaimana mengukurnya? Pelajaran apa yang dapat dirumuskan dari pelaksanaan proyek selama ini? Sementara bagi proyek yang tengah berlangsung, akankah pelaksanaan proyek sudah sesuai dengan proses dan hasil antara yang telah direncanakan? Kalau ya, bagaimana mengukurnya. Saran apa yang dapat disampaikan bagi pelaksana proyek guna memperbaiki kinerja proyek? Jawaban atas pertanyaan tersebut akan anda temukan dalam pelatihan ini.

PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN NGO

Overview :
Standar Operasional Prosedur (SOP) keuangan merupakan dasar kegiatan klerikal dan procedural yang melibatkan barbagai pihak dalam organisasi. SOP diimplementasikan dalam rangka memastikan kegiatan keuangan yang efisien dan menghasilkan laporan keuangan yang terkini, dapat diuji, dipercaya dan sesuai standar akuntansi yang berlaku. Pada prakteknya, SOP membutuhkan uji praktis bagi pihak yang terlibat. Staf keuangan sebagai penanggung jawab utama SOP keuangan harus dapat menjelaskan dan mengimplementasikan SOP keuangan yang berlaku sehingga menghasilkan laporan keuangan yang dipercaya. Bagaimana praktek SOP dan entri data pada perangkat lunak akuntansi? Semuanya tersaji dengan cara sederhana yang mudah dipahami dengan menggunakan alat bantu yang menarik sehingga materi tidak terlihat membosankan.

PELATIHAN PELATIH (TRAINING OF TRAINER)

Overview :
Pelatihan ini ditujukan untuk mempertajam kemampuan melatih seorang pelatih. Pada pelatihan ini akan mengarahkan pelatih untuk mampu membawakan materi dalam waktu yang sangat terbatas dan mudah dipahami peserta. Selain itu pelatih dipandu untuk mampu menggunakan alat bantu dalam memudahkan pemahaman, penguasaan ruang/kelas, mengendalikan kejenuhan kelas dan mengendalikan masalah-masalah lain dalam pelatihan.
Pelatihan untuk pelatih ini bersifat umum dan ringkas dan dapat disesuaikan dengan jenis pelatihan yang diinginkan dalam batasan-batasan tertentu. Pelatihan Pelatih ini disampaikan secara sederhana, menyenangkan dan mudah dipraktekkan.

PELATIHAN MANAJEMEN PELATIHAN (MANAGEMENT TRAINING)

Overview :
Pelatihan yang tidak memperhitungkan kebutuhan akan pelatihan adalah sia-sia, membuang-buang sumber daya dan dana serta hanya membuat pelatih dan penyelenggara dikritik, kerana kebutuhan peserta, masyarakat dan atau organisasi tetap tidak terpenuhi.
Maka untuk dapat menyelenggarakan suatu Pelatihan yang berhasil guna, dibutuhkan fasilitator yang handal yang dapat me manage suatu pelatihan yang tersistematias dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pasca pelatihan.
Pelatihan ini ditujukan untuk menjawab permasalahan diatas, pelatihan ini dapat mempertajam kemampuan penyelenggara/fasilitator dalam me manage suatu pelatihan.
Pada pelatihan ini akan mengarahkan peserta untuk mampu merencanakan suatu peltihan, dapat melaksanakan pelatihan dengan baik dan mampu melakukan evaluasi yang sistematis pasca pelaksanaan Pelatihan.
Pelatihan Manajemen Pelatihan ini bersifat umum dan ringkas dan dapat disesuaikan dengan  jenis pelatihan yang diinginkan dalam batasan-batasan tertentu.

PELATIHAN METODOLOGI PENELITIAN

Overview :
Penelitian adalah pekerjaan ilmiah yang bermaksud mengungkapkan rahasia ilmu secara objektif, dengan dibentengi bukti-bukti yang lengkap dan kokoh. Metodologi dalam arti umum, adalah studi yang logis dan sistematis tentang prinsip-prinsip yang mengarahkan penelitian ilmiah. Dengan demikian, metodologi dimaksudkan sebagai prinsip-prinsip dasar dan bukan sebagai methods atau cara-cara untuk melakukan penelitian. Sebagai suatu pola, cara penelitian tidak bersifat kaku-bagaimanapun, suatu cara hanyalah alat (tool) untuk mencapai tujuan. Cara penelitian digunakan secara bervariasi, tergantung antara lain pada obyek (formal) ilmu pengetahuan, tujuan penelitian, dan tipe data yang akan diperoleh. Penentuan cara penelitian sepenuhnya tergantung pada logika dan konsistensi peneliti. 

PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CLASS ACTION RESEARCH TRAINING)

Overview :
Penelitian Tindakan Kelas dikaitkan dengan pengembangan profesionalisme guru. Bagi seorang guru, sekalipun sudah bergelar Sarjana, bahkan Doctor, belumlah cukup untuk bisa dikatakan sebagai seorang profesional yang sejatinya, manakala pelayanan pendidikannya belum dirasakan manfaatnya oleh peserta didik.  
Penelitian Tindakan Kelas adalah salah satu upaya agar pelayanan pendidikan benar-benar dapat lebih dirasakan manfaatnya oleh peserta didik, sebagai costumer utama jasa guru.  Dalam Penelitian Tindakan Kelas terkandung penerapan prinsip Total Quality Management yakni usaha perbaikan praktik pembelajaran secara terus-menerus berdasarkan data, dan semangat kolaboratif untuk membangun learning community

SPSS TRAINING (CORRELATION, REGRESSION & CLASSIC ASSUMPTION)

Overview :
Permasalahan penelitian terutama pada penelitian sosial menyangkut eksistensi dari hubungan dan pengaruh antara berbagai faktor hal (variabel) yang hendak diteliti. Hubungan dan pengaruh tersebut dapat dihitung keberadaan maupun besarannya dengan menggunakan kaidah-kaidah statistik. Penggunaan kaidah-kaidah statistik tersebut harus dilakukan melalui berbagai tahapan dari mulai tabulasi data, pengujian data, pemodelan permasalahan, menentukan spesifikasi model terbaik lengkap dengan parameternya, uji asumsi klasik yang dibutuhkan serta intepretasi dari hasil yang diperoleh, dimana semua tahapan tersebut harus dilakukan secara benar. 

SPSS TRAINING (UJI KUALITAS DATA)

Overview :
Uji Kualitas data yang dimaksud dalam pelatihan ini adalah terdiri dari Uji validitas, Uji reliabilitas, Uji normalitas, Uji linearitas dan uji homogenitas)
Sumber data sebuah penelitian ada kalanya menggunakan data dari hasil kuesioner. Tentunya dalam penyusunan sebuah kuesioner harus benar-benar bisa menggambarkan tujuan dari penelitian tersebut (valid) dan juga dapat konsisten bila pertanyaan tersebut dijawab dalam waktu yang berbeda (reliabel), untuk itu perlu dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas
Secara mudah kuesioner diuji cobakan dulu kepada responden sample (misal 30 responden).
Dalam SPSS langkah menentukan butir pertanyaan yang valid dapat dilakukan dengan mudah. Ketika butir pertanyaan tidak valid dan tidak reliable maka ada konsekuensi yang harus diterima dan apa yang harus dilakukan setelahnya.